Minggu, 18 April 2021

Magang 1 pertemuan ke 2

  Laporan 2

Bismillahirrahmanirrahim

Dewi Halimah 11901253

Kelas 4 PAI 

Manajemen sekolah

Alhamdulillah saya Masi bisa menulis laporan di blog ini dan tema saya di blog ini adalah menajemen sekolah.Baiklah, selanjutnya saya akan menyampaikan laporan hasil bacaan saya, seharusnya diterapkan disekolah demi mencapai tujuan dalam proses belajar mengajar dikelas bisa terlaksana dengan baik dan agar bisa mencapai tujuan pembelajaran sebagaimana mestinya.

Manajemen sekolah adalah Suatu usaha yang dilakukan secara bersama-sama untuk mencapai tujuan belajar-mengajar yang optimal. pengarahan dan pengawasan sekolah agar mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan. Kepala sekolah sebagai manajer sekolah menempati posisi yang telah ditentukan di dalam organisasi sekolah. Salah satu perioritas kepala sekolah dalam manajemen sekolah ialah manajemen pembelajaran.

Manajemen berbasis sekolah adalah model pengelolaan sekolah dengan memberikan kewenangan yang lebih besar pada tingkat sekolah untuk mengelola sekolahnya sendiri secara langsung sehingga sekolah memiliki tanggung jawab dalam menentukan program-program sekolah. MBS merupakan bentuk reformasi desentralisasi yang mendorong adanya partisipasi demokratis .

George Terry memberikan pendapat, Definisi Manajemen merupakan ilmu sekaligus seni, manajemen adalah wadah didalam ilmu pengetahuan, sehingga manajemen bisa dibuktikan secara umum kebenarannya.

Konsep yang ada dalam menajemen sekolah

*Pengorganisasian (organizing) 

 *Pelaksanaan (actuating) 

*Pengawasan (controlling) 

*Manajemen kurikulum. 

*Manajemen Kesiswaan. 

*Manajemen personalia.

*Manajemen keuangan.

*Fungsi memahami menajemen sekolah 

yaitu Dilakukan manajemen agar pelaksanaan suatu usaha terencana secara sistematis dan dapat dievaluasi secara benar, akurat dan lengkap sehingga mencapai tujuan secara produktif, berkualitas, efektif dan efesien.

1) Meningkatkan mutu pendidikan melalui kemandirian dan inisiatif sekolah 

dalam mengelola dan memberdayakan sumber daya yang tersedia. 

2) Meningkatkan kepedulian warga sekolah dan masyarakat dalam 

penyelenggaraan pendidikan melalui pengambilan keputusan bersama. 

3) Meningkatkan tanggung jawab sekolah kepada orang tua, masyarakat dan 

pemerintah tentang mutu sekolah. 

4) Meningkatkan kompetisi yang sehat antar sekolah tentang mutu pendidikan yang akan dicapai.

1) Meningkatkan mutu pendidikan melalui kemandirian dan inisiatif sekolah dalam mengelola dan memberdayakan sumber daya yang tersedia. 

2) Meningkatkan kepedulian warga sekolah dan masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan melalui pengambilan keputusan bersama. 

3) Meningkatkan tanggung jawab sekolah kepada orang tua, masyarakat dan pemerintah tentang mutu sekolah. 

4) Meningkatkan kompetisi yang sehat antar sekolah tentang mutu pendidikan yang akan dicapai.

Pembinaan sistem pendidikan suatu sekolah tidak hanya ditentukan oleh peranan salah satu unit kerja, tetapi oleh semua unit kerja dalam lingkungan sekolah tersebut.

Sehubungan dengan itu, keberhasilan implementasi manajemen sekolah dalam rangka peningkatan mutu pendidikan sedikitnya dapat dilihat dari tiga dimensi, yaitu efektivitas, efisiensi dan produktivitas. Ketiga dimensi tersebut saling berkaitan antara satu sama lain dan saling pengaruh mempengaruhi. Meskipun demikian, dalam mengukur keberhasilan suatu program atau suatu kegiatan ketiga dimensi tersebut dapat dipisahkan.

Efektivitas, efisiensi dan produktivitas manajemen sekolah harus sejak awal ditetapkan agar dapat diketahui dampaknya sejak dini terhadap pencapaian tujuan pendidikan pada umumnya, khususnya dalam merealisasikan berbagai program sekolah. Dengan demikian sejak awal dapat diperbaiki kelemahan-kelemahan atau kekurangan-kekurangan, sementara kelebihan dan kekuatan dapat dipertahankan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar