Kurikulum memiliki beranekaragam pengertian, baik dari segi etimologi maupun terminology, setiap ahli mengemukakan pengertiannya yang agak berbeda satu sama lain. Di dalam kurun waktu tertentu, oleh sebab itu dibedakan pengertian kurikulum secara tradisional dan modern.
Secara etimologi kata kurikulum berasal dari kata “curere” dalam bahasa Latin (Yunani) “curere” dikata bendakan menjadi “curriculum” yang berarti tempat berlomba, jarak yang harus ditempuh pelari kereta, dan lain-lain.
Pengertian kurikulum secara tradisional adalah sejumlah mata pelajaran yang akan dipelajari. Sedangkan pengertian kurikulum secara modern salah satunya diungkapkan oleh Sumidjarto. Sumidjarto berpendapat bahwa kurikulum merupakan segala pengalaman dan kegiatan belajar yang direncanakan dan diorganisasikan sudah ditaati oleh para siswa untuk mencapai tujuan pendidikan yang ditetapkan bagi suatu lembaga pendidikan.
Menurut UU No.2 tahun 1989 kurikulum yaitu seperangkat rencana dan peraturan, mengenai isi dan bahan pelajaran, sertacara yang digunknnya dalam menyelenggarakan kegiatn belajar mengajar. Bayak pendapat mengenai arti kurikulum, Namun inti kurikulum sebenarny6a adalah pengalaman belajar yang banyak kaitannya dengan melakukan brrbagai kegiatan, interaksi sosial, di lingkungan sekolah, proses kerja sama dengan kelompok, bahkan interaksi denagn lingkungan fisik seperti gedung sekolah dan ruang sekolah. Dengan demikian pengalaman itu bukan sekedar mempelajari mata pelajaran,tetapi yang terpenting adalah pengalamankehidupan.
Kurikulum 2013
Assalamu'alaikum
Nama : Dewi Halimah 11901253
Kelas : 4 D / PAI
Kurikulum 2013 adalah kurikulum yang merupakan lanjutan pengembangan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) yang telah dikembangkan pada tahun 2004 lalu, yang mencakup kompetensi sikap, pengetahuan dan keterampilan secara terpadu, , sebagaimana amanat UU 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pada penjelasan pasal 35, di mana kompetensi lulusan merupakan kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan sesuai dengan standar nasional yang telah disepakati.
Inti dari Kurikulum 2013, adalah ada pada upaya penyederhanaan, dan tematik-integratif. Kurikulum 2013 disiapkan untuk mencetak generasi yang siap di dalam menghadapi masa depan. Karena itu kurikulum disusun untuk mengantisipasi perkembangan masa depan.
Titik beratnya, bertujuan untuk mendorong peserta didik atau siswa, mampu lebih baik dalam melakukan observasi, bertanya, bernalar, dan mengkomunikasikan (mempresentasikan), apa yang mereka peroleh atau mereka ketahui setelah menerima materi pembelajaran. Adapun obyek yang menjadi pembelajaran dalam penataan dan penyempurnaan kurikulum 2013 menekankan pada fenomena alam, sosial, seni, dan budaya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar