Ada beberapa definisi tentang pengelolaan kelas yang dikemukakan oleh beberapa pakar. Menurut Wilford A Weber. Pengelolaan kelas merupakan kumpulan perilaku kompleks yang digunakan guru untuk menciptakan dan memelihara kondisi kelas sehingga peserta didik dapat mencapat tujuan pembelajaran secara efisien.
Menurut Burhanuddin. Pengelolaan keas merupakan proses upaya yang dilakukan guru untuk menciptakandan memelihara kondisi yang kondusif dan optimal bagi terselenggaranya kegiatan pembelajaran secara efesien.
Dari beberapa definisi tersebut, dapat disimpulkan bahwa pengelolaan kelas merupakan upaya yang dilakukan oleh guru, meliputi perencanaan, pengaturan, dan pengoptimalan berbagai sumber, bahan, serta sarana pembelajaran yang ada di kelas guna menciptakan kegiatan pembelajaran yang efektif dan berkualitas bagi peserta didik.
Ruang Lingkup Pengelolaan Kelas
Menurut Supriyanto, ruang lingkup pengelolaan kelas dapat diklasifikasikan menjadi dua:
Pengelolaan kelas yang memfokuskan pada hal-hal yang bersifat fisik. Adapun hal-hal fisikyang perlu diperhatikan dalam pengelolaan kelas
mencakup pengaturan dan perabot kelas serta pengaturan peserta didik dalam belajar. Pengaturan ruang belajar dan perabot kelas (meja, kursi, lemari, papan tulis dan meja guru) hendaknya memperhatikan:
Bentuk dan ruangan kelas
Bentuk dan ukuran meja dan kursi peserta didik
Jumlah dan tingkatan peserta didik
Jumlah kelompok dalam kelas
Jumlah peserta didik dalam tiap kelompok
Hal-hal lain yang diperhatikan guru dalam mengatur peserta didik dalam belajar mencakup siapa yang menyusun anggota kelompok, kriteria pengelompokan (homogeny, heterogen, berdasarkan minat atau kemampuan), serta dinamika kelompokan (tetap atau berubah sesuai kebutuhan).
Pengelolaan kelas yang memfokuskan pada hal-hal yang bersifat nonfisik. Hal-hal nonfisik dalam pengelolaan kelas memfokuskan:
Interaksi peserta didik dengan peserta didik lainnya
Peserta didik dengan guru
Lingkungan kelas maupun kondisi kelas menjelang, selama, dan akhir pemelajaran.
Assalamu'alaikum
Nama : Dewi Halimah 11901253
Kelas : 4D/ PAI
Atas dasar itulah, hal yang perlu diperhatikan dalam pengelolaan kelas adalah aspes psikologis, sosial, dan hubungan interpersonal menjadi sangat dominan.
Kedua hal, yaitu fisik dan nonfisik tersebut tersebut perlu dikelola dengan baik dalam rangka menghasilkan suasana yang kondusif bagi terciptanya pembelajaran yang efektif dan berkualitas.
Perlu diketahui bahwa guru dengan fungsi dan jabatan masing-masing akan berbeda pula tugas dan tanggungjawabnya dalam mengelola kelas. Guru kelas dan wali kelas lebih banyak memiliki kewenangan dalam mengatur kelasnya, mulai dari kegiatan administrasi, operasional, dan desain ruang pembelajaran. Sementara, bagi guru mata pelajaran, di mana guru tersebut melakukan kegiatan pembelajaran. Namun demikian, bukan berarti pengelolaan kelas yang dilakukan guru mata pelajaran tidak efektif. Justru guru mata pelajaran dapat mengelola kelas dengan leluasa disaat jam atau jadwal menyajikan pembelajaran di kelas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar